Singkat cerita kini cara berpikir saya sudah berubah. Mungkin masih bisa berpikir konyol, tapi tak seperti dulu. Tak menggampangkan perkara jodoh semudah itu. Namun masih ada pertanyaan, mengapa perasaan itu bisa hadir ketika kita belum siap menerimanya? belum siap untuk menjalin komitmen yang serius? mengapa bisa begitu?
Ternyata jawabannya cukup sederhana dengan menggunakan kacamata iman.
Perasaan itu muncul sebagai hukuman untuk seseorang yang tidak mampu menjaga pandangannya. Mungkin juga untuk seseorang yg tidak mampu mengendalikan dirinya.
Yah, bagiku sesederhana itu, namun dapat diterima dengan baik oleh hati ini.
Ternyata jawabannya cukup sederhana dengan menggunakan kacamata iman.
Perasaan itu muncul sebagai hukuman untuk seseorang yang tidak mampu menjaga pandangannya. Mungkin juga untuk seseorang yg tidak mampu mengendalikan dirinya.
Yah, bagiku sesederhana itu, namun dapat diterima dengan baik oleh hati ini.
No comments:
Post a Comment